Monthly Archives: May 2016

Bangun Rumah atau Beli Rumah?

Bingung mau membangun rumah atau membeli rumah? Keduanya memang punya kelebihan dan kekurangan masing-masing. Berikut ini akan dijelaskan plus minus membangun dan membeli rumah. Membeli rumah dibagi menjadi dua yaitu membeli rumah developer dan membeli rumah bekas / second. Continue reading

Mengapa perlu jasa arsitek

Rumah adalah kebutuhan pokok setiap manusia, pada zaman sekarang tuntutan sebuah rumah tidak hanya sebagai tempat untuk berteduh saja, namun sebuah rumah itu harus nyaman, mempunyai keindahan / estetika, serta membawa rasa aman bagi pemiliknya. Zaman dulu orang membangun rumah itu yang penting ada kamarnya, ada dapurnya, ada ruangtamunya, kamarmandi, dan kebutuhan ruang lainnya, sangat simpel. Namun sekarang tuntutan zaman pasti sudah berbeda, rumah sekarang bisa membawa prestise bagi pemiliknya. Disamping itu yang utama adalah kenyamanan dan keamanan (kekuatan rumah). Continue reading

Alasan Mengapa Proyek anda Bermasalah

Ada proyek bermasalah? mungkin anda sudah tidak asing mendengar kata ini. Proyek pembangunan memang sesuatu yang kompleks, rumit, membangun rumah juga tidak lah sesederhana yang dibayangkan. Ada banyak masalah yang terjadi di proyek bangunan diantaranya waktu molor, biaya bengkak, terjadi kecurangan, material tidak sesuai spek, dan lain-lain. Continue reading

Tips Memilih Kontraktor / Pemborong

Apakah anda sedang ingin membangun rumah? Jika iya anda pasti memikirkan bagaimana mencari kontraktor / pemborong yang baik. Mungkin anda sering mendengar istilah kontraktor nakal, atau pemborong yang kabur, meninggalkan proyek yang dikerjakan begitu saja. Hal seperti itu memang banyak terjadi di Indonesia, banyak faktor yang mempengaruhi, diantaranya adalah kurangnya profesionalisme para pelaku konstruksi terutama untuk proyek skala kecil dimana kontraktor bersifat perorangan. Jika proyek skala besar dan kontraktornya mempunyai badan hukum, maka jika terjadi kecurangan permasalahan bisa dibawa ke meja hijau / pengadilan. Namun jika pemborong bersifat perorangan dan terjadi kecurangan (kabur misalnya), maka si pemilik rumah akan kesulitan mengatasinya, dan tentunya akan sangat dirugikan. Continue reading