Jasa Desain Rumah Online Minimalis Murah, Gambar Arsitek

Mau Membangun Rumah Sendiri? Baca ini dulu!

Banyak orang yang ingin membangun rumahnya sendiri. Entah karena beberapa alasan, misalnya karena dana terbatas / harga pemborong mahal, takut ditipu, ingin menjaga kualitas, dan mungkin juga ada alasan lain. Membangun rumah sendiri yang dimaksud di sini adalah membangun rumah dengan mengelola semuanya sendiri mulai dari tenaga dan material. Membangun rumah sendiri tentunya mempunyai kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan lewat jasa pihak ketiga, berikut adalah penjelasannya.

Kelebihan Membangun Rumah Sendiri

Bisa menghemat dana, normalnya membangun rumah sendiri akan lebih hemat dana, karena dikerjakan sendiri. Namun hati-hati, bisa juga sebaliknya menjadi lebih mahal jika tukangnya kurang terampil.

Menghindari penipuan, seperti anda ketahui memang ada kemungkinan proyek bermasalah karena kontraktor nakal. Terkadang kita yang khawatir, berpikir aman untuk membangun rumahnya sendiri.

Spesifikasi bisa fleksibel, bisa disesuaikan dengan budget yang dimiliki. Kita bisa memilih spek sesuai keinginan dana kita.

Kekurangan Membangun Rumah Sendiri

Membangun rumah sendiri sangat repot dan menyita waktu, membangun rumah sendiri hanya cocok untuk anda yang punya banyak waktu luang. Karena pada dasarnya sebuah proyek membangun rumah tidak bisa ditinggal begitu saja tanpa pengawasan.

Membangun rumah sendiri harganya bisa lebih murah, tapi bisa juga sebaliknya, menjadi lebih mahal. Terutama bagi anda yang tidak punya cukup wawasan untuk membangun rumah. Seperti yang kita ketahui, pemborong biasanya sudah memiliki pengalaman tentang tenaga tukang yang bagus dan terjangkau, serta pengetahuan mengenai dimana mendapatkan material yang murah.

Spesifikasi bangunan bisa asal-asalan. Jika anda paham seluk beluk bangunan maka hal ini tidak menjadi masalah, namun bagaimana kalau anda orang awam? Otomatis anda hanya mengandalkan pengetahuan tukang. Karena tukang itu ada yang pintar dan ada yang kurang, jika tukangnya pintar tidak masalah namun jika kurang pintar, bisa jadi rumah anda dibangun asal-asalan. Seperti yang banyak terjadi di pembangunan rumah-rumah di kampung. Contohnya adalah membuat struktur dengan tulangan besi yang terlalu kecil, banyak saya jumpai bangun rumah di kampung yang memakai besi dengan ngawur, besi-besi banci, dengan penulangan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. Tentunya hal ini akan berbahaya bagi struktur rumah.

Pengetahuan tentang Bangunan Minim, & Resiko Membangun Rumah Sendiri

Jika anda orang awam tentang bangunan, dan memutuskan untuk membangun rumah sendiri maka mau tidak mau anda hanya mengandalkan keterampilan dan pengetahuan tukang. Seperti yang dijelaskan di atas, tukang itu ada yang pintar dan ada yang kurang, ada yang memiliki pengalaman bagus dan ada yang kurang pengalaman. Jika tukang yang anda gunakan ternyata kurang pengalaman, maka bisa jadi rumah anda dibangun “ala kadarnya”. Karena pada dasarnya tukang bekerja sesuai dengan pengalaman yang pernah mereka kerjakan. Jika mereka biasa mengerjakan rumah-rumah di desa / kampung maka bisa jadi rumah anda akan dibangun seperti rumah kampung juga.

Soal resiko tentu ada resikonya juga, berikut ini adalah beberapa contoh pekerjaan pembangunan rumah yang dibuat oleh tukang dengan asal-asalan atau “ala kadarnya”

gambar contoh penggunaan besi tulangan yang terlalu kecil

gambar contoh penggunaan besi tulangan yang terlalu kecil

Ini adalah contoh gambar besi tulangan kolom. Coba anda perhatikan ukuran diameter besi sangat kecil, mungkin menggunakan besi 8 banci, begitu juga dengan begelnya yang kecil dan jarak begel yang sangat renggang. Struktur seperti ini tentunya riskan jika terjadi gempa.

gambar contoh pondasi rumah yang dalamnya cuma sejengkal

gambar contoh pondasi rumah yang dalamnya cuma sejengkal

Ini adalah contoh pondasi rumah yang kedalamannya hanya sejengkal. Bisa anda perhatikan dan bandingkan dengan pondasi rumah yang saya kerjakan di sebelahnya. Terlihat bahwa pondasi rumah tetangga sebelah yang hanya digali sekitar kedalaman 25cm dari permukaan tanah.

gambar contoh pembuatan kuda2 atap yang gagal

gambar contoh pembuatan kuda2 atap yang gagal

Ini adalah contoh pembuatan kuda-kuda dan gunungan atap yang sudutnya tidak sama. Entah memang desainnya demikian atau bagaimana saya tidak tahu pasti. Yang jelas saya perhatikan proyek rumah itu mandek setelah pembuatan kuda-kuda atap yang menurut saya gagal ini.

Beberapa contoh di atas tadi adalah fakta di lapangan yang pernah saya temui. Di dunia konstruksi di Indonesia memang banyak sekali yang menyalahi jauh dari aturan baku. Entah disebabkan karena kurang pengetahuan atau kekurangan dana. Contoh di atas adalah salah satu contoh akibat dari menggunakan tukang yang “ala kadarnya”. tentunya anda tidak mau rumah anda dibangun dengan cara seperti itu bukan? Maka dari itu sebaiknya pikirkanlah baik-baik sebelum mengambil keputusan.

Pilihan lain dari membangun rumah sendiri yaitu membangun menggunakan jasa arsitek / kontraktor / pemborong. Anda bisa membaca tips menilih kontraktor pemborong di sini. Terimakasih semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *